Home » News » Daft Punk Resmi Bubar Setelah 28 Tahun Berkarya
Daft Punk Resmi Bubar Setelah 28 Tahun Berkarya


Duo elektronik legendaris asal Perancis, Daft Punk secara resmi bubar setelah 28 tahun berkarier. Daft Punk yang terdiri dari Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter mengumumkan perpisahan ke penggemarnya dengan merilis video berdurasi 7 menit 58 detik di akun Youtube mereka yang diberi judul “Epilogue” pada Senin (22/02/21).

Video itu mengambil footage dari Electrorama, film yang Daft Punk rilis pada tahun 2006. Namun, pada akhir video Epilogue mereka memberikan plot twist yang menandakan berakhirnya Daft Punk.

Melansir dari Variety, Senin (22/2/2021), kabar ini juga dikonfirmasi oleh humas Daft Punk, Kathryn Frazier. Namun, dia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan grup asal Prancis ini bubar.

 

 

Sebelum terbentuknya Daft Punk, pada 1992 Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter bersama Laurent Brancowitz membentuk band rock bernama Darlin yang sempat merilis satu lagu untuk kompilasi label rekaman Stereolab, Duophonic. Lagu itu mendapat review negatif dari majalah musik Inggris Melody Maker, yang nyebut mereka “a daft punky thrash.” Namun, ejekan itu justru menjadi ide lahirnya nama band Daft Punk.

Bangalter dan Homem-Christo akhirnya menggunakan kutipan dalam kalimat ulasan itu sebagai nama band mereka selanjutnya, sementara Brancowitz memilih membentuk band baru yang kini dikenal dengan nama Phoenix.

Daft Punk merilis single pertama mereka, The New Wave, pada 1994, kemudian ditindaklanjuti dengan Da Funk. Lagu itu langsung hit di Eropa dan menjadi landasan mereka untuk merilis album perdana, Homework, pada 1997.

Seiring dengan popularitas Daft Punk yang menanjak di akhir dekade ’90-an, keduanya memutuskan menggunakan helm dengan alasan helm itu dipakai bukan atas nama fashion maupun kepentingan marketing, namun lebih menyerupai pernyataan sci-fi glam. Mereka menggunakan helm tersebut selain alasan sci-fi glam juga agar dunia melihat dan fokus pada musiknya bukan pada wajah sang artis. 

 

FILE – In this April 17, 2013 file photo, Thomas Bangalter, left, and Guy-Manuel de Homem-Christo, from the group Daft Punk pose for a portrait in Los Angeles. The Recording Academy announced Thursday, Dec. 19, 2013, that Daft Punk will perform at the Grammy Awards show on Jan. 26, 2014. (Photo by Matt Sayles/Invision/AP, File)

Sepanjang perjalanan kariernya, Daft Punk telah merilis 5 Album yaitu Homework (1997), Discovery (2001), Human After All (2005), TRON: Legacy (2010) dan Random Access Memories (2013). 

Selain itu, Daft Punk pernah menerima 6 penghargaan musik Grammy Awards dengan total 12 nominasi. Mereka mendapat nominasi pertama kali di tahun 1997 dalam kategori Best Dance Recording dengan lagu “Da Funk”. 

Penghargaan Grammy perdana Daft Punk diraih pada tahun 2008 dengan lagu Harder Better Faster Stronger dalam kategori Best Dance Recording. Kesuksesan lain didapat lewat album Random Access Memories rilisan 2013, dengan lagu andalan Get Lucky yang menggandeng Pharrell Williams, Daft Punk berhasil meraih peringkat No. 1 di tangga lagu Billboard 200.

Meskipun Daft Punk udah bubar, Insan Muda masih bisa request lagu Daft Punk favorit kamu di 105,9 FM Ardan Radio Bandung kok.

Long Live Daft Punk!